Tips Sukses Menabung di Tahun 2020

  • 3 min read
  • Feb 14, 2020
Tips Sukses Menabung

Menabung tetap harus menjadi resolusi keuangan prioritas agar bisa mengatur keuangan dengan bijak di tahun 2020. Meskipun kamu pernah pinjam dana ke bank, kebiasaan menabung tetap harus dijalankan. Artinya, ada uang yang memang dialokasikan untuk tabungan selain harus membayar kewajiban seperti cicilan atau utang.

Ada banyak manfaat dari kebiasaan menabung. Contohnya menyiapkan dana darurat dengan cara menabung. Menabung sebenarnya bisa diartikan juga sebagai investasi meskipun memang fungsinya bisa berbeda. Konsep menabung tetap sama dengan investasi, dilakukan sedikit demi sedikit dengan pertimbangan yang matang.

Nah, berikut ini ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar bisa sukses menabung di tahun 2020.

  1. Membuat Bujet Tabungan yang Jelas

Beberapa orang mungkin sudah membuat bujet bulanan yang ringkas dan lengkap. Tetapi ada sebagian yang mungkin belum membuat bujet tabungan. Artinya tabungan tetap harus disisihkan di awal gajian. Mengapa? Karena jika disisihkan di akhir bulan dikhawatirkan justru tidak ada sisa uang yang bisa ditabung.

Oleh karena itu, pastikan sudah memiliki bujet tabungan yang jelas setiap bulan dan disisihkan ketika menerima gaji. Kamu juga bisa melakukan autodebet secara otomatis ke rekening terpisah sehingga mau tidak mau dipaksa untuk rutin menabung di rekening yang berbeda.

  1. Mereview Utang Tahun Sebelumnya

Bagi yang masih memiliki utang, sebisa mungkin segera diselesaikan. Sekalipun masih ada tanggungan, pastikan bahwa ada dana yang aman untuk memenuhi kewajiban tersebut. Beberapa pakar keuangan menyarankan untuk melunasi utang jika punya resolusi keuangan yang lebih besar lagi.

Caranya dengan menjual aset yang ada atau menambah penghasilan lewat usaha sampingan. Dengan begitu, utang setiap bulan akan lebih mudah untuk dilunasi.

  1. Mulai Kurangi Penggunaan Kartu Debit atau Dompet Digital

Meskipun sudah punya bujet bulanan kadang-kadang secara tidak sadar kita menggunakan uang dengan cara yang berbeda. Misalnya kebiasaan mengisi ulang atau top up dompet digital dengan mudah baik itu secara otomatis lewat fitur one klik yang disediakan oleh dompet digital dan bank yang sudah bermitra atau secara manual.

Biasanya hal tersebut terjadi karena tergoda dengan berbagai promo yang diberikan oleh layanan dompet digital. Jika tujuannya untuk berhemat sebenarnya sah-sah saja, akan tetapi perlu dilakukan dengan bijak jangan sampai menghabiskan uang secara tidak sadar lewat hal-hal kecil seperti ini.

  1. Lebih Banyak Jalan Kaki atau Bersepeda

Resep yang paling manjur untuk menabung sebenarnya sederhana. Mengganti pola hidup dengan cara yang lebih sehat. Misalnya memilih berjalan kaki dibandingan dengan menggunakan kendaraan pribadi atau memilih memasak dan membawa bekal dari rumah dibandingkan membeli makan siang di kantin kantor.

Intinya ada banyak cara yang bisa disiasati untuk menghemat pengeluaran dengan mengalokasikannya ke rekening tabungan.

  1. Bijak Pinjam Dana di Bank atau Pinjaman Online

Satu hal yang kini sudah mulai akrab selain dompet digital adalah pinjam dana lewat pinjaman online. Prosesnya yang mudah kadang-kadang malah jadi bikin kebablasan.

Salah satu trik untuk memanfaatkan pinjaman online dengan baik sebenarnya tidak hanya untuk utang konsumtif saja kok. Beberapa mahal ada yang menggunakannya secara produktif seperti untuk menambah modal usaha. Bahkan ada yang memanfaatkan flash sale dari marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, dan sebagainya dengan menggunakan pinjaman online.

Di tengah kemudahan mendapatkan dana secara digital tersebut sebenarnya perlu dibarengi dengan kesadaran finansial dalam mengatur pemasukan dan pengeluaran. Jika sudah punya kesadaran dalam menabung, seharusnya juga didukung dengan pemahaman bagaimana mengelola pinjaman dengan bijak.

Jadi, jika benar-benar kepepet harus pinjam dana dari fintech, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan. Pastikan bahwa fintech yang dipilih sudah terdaftar dan mendapatkan izin usaha dari OJK. Pilih yang menginformasikan produknya secara transparan mulai dari bunga pinjaman, tenor, sampai dengan biaya administrasi agar calon nasabah juga memahami secara jelas produk yang akan dipilihnya.

Salah satu fintech yang direkomendasikan adalah Kredivo. Kredivo sudah terdaftar di OJK serta memberikan informasi produknya secara transparan yang bisa diakses di situs laman resminya. Bunga Kredivo hanya 2,95% per bulan baik untuk cicilan online maupun saat mengajukan pinjaman dana.

Untuk bisa mendapatkan pinjaman dari Kredivo sebenarnya cukup mudah. Pastikan bahwa kamu sudah berusia 18 tahun, punya penghasilan tetap minimal Rp3 juta per bulan serta berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon.

Unduh aplikasinya di Google Play Store ataupun App Store dengan sangat mudah. Selain bisa digunakan untuk belanja online serta mengajukan pinjaman, Kredivo juga bisa dimanfaatkan untuk pegangan atau dana darurat baik untuk kebutuhan pengobatan ataupun biaya perbaikan rumah di saat musim hujan seperti saat ini.