Sobat Ambyar, Ini 7 Lagu Didi Kempot Paling Populer Sepanjang Masa

  • 2 min read
  • Mar 25, 2020
Sobat Ambyar, Ini 7 Lagu Didi Kempot Paling Populer Sepanjang Masa

Sumber : today.line.com

Siapa sih yang tak mengenal pelantun lagu campursari dan tembang pop Jawa asal Surakarta ini? Didi Prasetyo atau yang lebih kita kenal sebagai Didi Kempot sudah lama sekali malang melintang di belantara musik Indonesia. Dari tahun 1984 hingga sekarang, Didi telah melahirkan banyak tembang hits yang diterima masyarakat luas.

Didi Kempot termasuk seorang musisi yang jenius. Dia mampu menggabungkan berbagai unsur dalam musiknya, mulai dari campursari, keroncong, pop, dan tembang Jawa. Didi juga piawai dalam menulis lirik-lirik yang menyentuh, lucu, dan membumi menggunakan perpaduan bahasa Jawa kasar, Jawa halus, Indonesia, Sunda, dan bahkan Inggris.

Di sepanjang karirnya, ratusan lagu terlahir darinya. Dan bagi kamu yang ingin tahu lagu-lagu Lord Didi yang benar-benar populer, berikut tujuh di antaranya.

  1. Sewu Kutho

Sewu Kutho

Sumber : abadkini.com

Lagu “Sewu Kutho” dirilis pada tahun 2002 dan dengan cepat menjadi tembang yang sangat populer. Ini adalah salah satu lagu ikonik Didi Kempot yang berkisah tentang cerita cinta pilu. Lagu ini menggambarkan bagaimana kerinduan seorang pria yang ditinggal kekasihnya yang hilang hingga dia mencarinya ke “seribu kota.”

  1. Cidro

Cidro

Sumber : youtube.com

“Cidro” adalah lagu yang pertama kali meroketkan karirnya di jagat musik tanah air. Kesuksesan lagu ini, yang terinspirasi dari kisah asmara Didi Kempot sendiri, terus mendorongnya untuk menuliskan lagu-lagu bertema patah hati. Bahkan setelah lebih dari dua dekade lagu ini dirilis, “Cidro” kembali booming dan digandrungi generasi milenial.

  1. Parangtritis

Sumber : youtube

Lagu ini pada dasarnya adalah lagu sedih yang menjadikan pantai Parangtritis di Yogyakarta sebagai settingnya. “Parangtritis” adalah tipikal lagu pop Jawa yang dikemas dengan nuansa yang easy listening dan lirik ringan. Meski ringan, lirik lagu ini mengandung kepedihan karena lagi-lagi bercerita tentang patah hati dan pengingkaran janji.

  1. Stasiun Balapan

Stasiun Balapan

Sumber : youtube.com

Didi Kempot sering menjadikan tempat-tempat terkenal sebagai setting lagunya, demikian pula “Stasiun Balapan” yang turut mendongkrak karirnya. Lagu ini dirilis pada era Reformasi di tahun 1999, setahun setelah dia pulang dari kota Rotterdam, Belanda. Didi Kempot meluapkan emosinya tentang patah hati dalam lagu yang melankolis ini. Namun dia tetap mengemas lagu ini dengan alunan musik yang asyik dan tak membosankan.

  1. Kalung Emas

Kalung Emas

Sumber : youtube.com

Lagu “Kalung Emas” yang dirilis pada tahun 2013 ini terus melanjutkan kejayaan Didi Kempot di pentas musik tanah air. Lagu bertema sedih ini digarap dalam nuansa pop Jawa dan lirik yang juga tentang kesedihan. Kalung emas yang luntur ini adalah gambaran tentang cinta seseorang yang juga luntur seiring waktu.

  1. Banyu Langit

Banyu Langit

Sumber : abadkini.com

Siapa anak muda sekarang yang tak kenal lagu “Banyu Langit”? Dengan aransemen modern lengkap dengan video klipnya, lagu ini dengan cepat viral dan dicover oleh banyak orang. Lagu yang mengandung lirik full bahasa Jawa ini menggambarkan kerinduan pada seseorang yang membuncah. “Banyu Langit” adalah lagu wajib Sobat Ambyar karena benar-benar bisa mewakili perasaan mereka.

  1. Tanjung Mas Ninggal Janji

Tanjung Mas Ninggal Janji

Sumber : abadkini.com

“Tanjung Mas Ninggal Janji” adalah lagu populer Lord Didi lainnya yang bahkan dirilis dalam dua versi, yaitu pop Jawa dan keroncong. Seperti lagu patah hati Didi Kempot lainnya, lagu ini juga menggambarkan kesedihan seorang pria yang lama menanti kekasihnya yang tak kunjung datang, dan pelabuhan Tanjung Mas adalah lokasi di mana dia menunggu dan meratapi nasibnya. Baca juga Tips Membeli Furniture dari Kayu Secara Online.